Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Libur Lebaran 2026, Wisata Kota Malang Ramai Diserbu: Okupansi Hotel Naik, PAD Ikut Terdongkrak

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

01 - Apr - 2026, 12:44

Placeholder
Kawasan Alun-Alun Merdeka dengan tampilan yang baru.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kota Malang. Lonjakan mobilitas wisatawan yang datang hingga puncak arus balik pada 29 Maret 2026 berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan ke berbagai destinasi unggulan.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memantau pergerakan wisatawan sejak awal libur Lebaran. Meski angka pasti masih dalam proses rekapitulasi dan akan dirilis pada awal April, tren peningkatan sudah terlihat jelas di lapangan.

Baca Juga : Optimalisasi UHC Jadi Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Jember

“Selama liburan hari raya sampai arus balik puncaknya 29 Maret kemarin, mobilitas yang masuk ke Kota Malang cukup tinggi. Ini berpengaruh signifikan terhadap destinasi wisata,” ujarnya.

Menurut Baihaqi, sejumlah titik wisata menunjukkan peningkatan kunjungan yang cukup mencolok, meskipun dirinya masih belum dapat membeberkan peningkatan tersebut dalam angka.

Destinasi seperti Alun-Alun Merdeka Malang menjadi salah satu magnet utama wisatawan. Selain itu, kawasan tematik heritage Kayutangan Heritage juga ramai dikunjungi.

Tak hanya itu, destinasi buatan seperti Hawai Waterpark Malang tetap menjadi favorit keluarga selama musim libur panjang.

“Di beberapa titik memang terlihat keramaian dan peningkatan kunjungan. Ini menjadi indikator awal bahwa sektor pariwisata kita bergerak positif,” tambahnya.

Dampak positif juga dirasakan sektor perhotelan. Berdasarkan laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tingkat okupansi penginapan di Kota Malang mengalami kenaikan selama periode libur Lebaran.

Baca Juga : Kota Malang Resmi Kenalkan Busana Khas Daerah di HUT Ke-112, Ini Detailnya

Peningkatan ini tak hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Baihaqi menyebut, naiknya aktivitas wisata berdampak langsung pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pajak hotel dan restoran.

“Dari pemantauan kami, termasuk pajak yang dipungut, targetnya bisa terealisasi. Ini bagian dari dampak positif industri pariwisata,” jelasnya.

Dengan tren positif ini, Pemkot Malang optimistis sektor pariwisata akan terus menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah, terutama dalam momentum-momentum libur besar seperti Lebaran.


Topik

Pemerintahan Baihaqi Disporapar Disporapar Kota Malang liburan di kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan