Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Bupati Situbondo Ajak Kepala OPD Sowan ke Ponpes setelah Pelantikan, Minta Nasihat Ulama

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Yunan Helmy

17 - Jan - 2026, 19:47

Placeholder
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wabup Ulfiyah bersama sejumlah kepala OPD saat sowan ke KH Moh. Zuhri Zaini, pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton, Sabtu (17/1/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah  bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah ( OPD) melakukan rangkaian kunjungan ke sejumlah pondok pesantren di Situbondo dan sekitarnya. Hal itu sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pasca-pelantikan pejabat dan dikemas dalam bentuk sowan bersama untuk memohon doa dan nasihat kebijaksanaan.

Baca Juga : Dugaan Kebocoran Data Dispendukcapil, Pemkot Surabaya Pastikan Hoaks

Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menjelaskan bahwa terdapat dua agenda penting yang dilaksanakan pada hari tersebut. Agenda pertama adalah sowan ke Pondok Pesantren Walisongo Situbondo dan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo. 

Sementara agenda berikutnya direncanakan menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dengan menyesuaikan jadwal kiai dan sedang dikoordinasikan oleh wakil bupati Situbondo.

“Dalam rangka apa? Dalam rangka pasca-pelantikan para pejabat, kami ajak bersama-sama semacam sowan bareng, minta doa kepada para pengasuh pondok pesantren dan tokoh agama yang sangat dicintai masyarakat Situbondo,” ujar Mas Rio, Sabtu (17/1/2026).

Menurut dia, kegiatan sowan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk membuka ruang komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan para tokoh agama. Ia meyakini bahwa pembangunan Situbondo tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya punya keyakinan bahwa dengan sowan bareng ini, kami punya ruang komunikasi yang efektif untuk bareng-bareng membangun Situbondo. Karena fondasi membangun Situbondo itu tidak hanya pemerintah, tetapi semua stakeholder. Salah satu stakeholder terpenting adalah komunitas tokoh agama yang berpengaruh,” ungkapnya.

Mas Rio menambahkan, kebersamaan antara pemerintah dan ulama merupakan manifestasi nyata dari pelayanan publik yang berlandaskan nilai moral dan kebijaksanaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat secara luas.

“Inilah wujud kebersamaan itu, bahwa pemerintah dengan ulama menjadi bagian terpenting untuk sama-sama memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Mas Rio.

Dalam kunjungan ke Pondok Pesantren Walisongo Situbondo, Mas Rio mengaku mendapat pesan mendalam dari pengasuh pondok, Kiai Kholil As’ad. Pesan tersebut menekankan bahwa jabatan bukanlah sebuah kenikmatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga : Pasca Larung Sesaji Sah WBTB, Bupati Magetan Instruksikan Pelaku Wisata Sarangan Tak Main-main Soal Layanan

“Tadi kami dapat pesan kebijaksanaan dari Kiai Kholil As’ad bahwa jabatan itu bukan kenikmatan. Jabatan itu adalah amanah. Jika amanah dijalankan dengan benar, insya Allah akan menjadi nikmat,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Kiai Zuhri Zaini selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Mas Rio menyebut terjadi diskusi yang cukup panjang dan mendalam. Salah satu topik utama yang dibahas adalah penguatan ekonomi kebersamaan, khususnya melalui pemberdayaan UMKM dan upaya pengentasan kemiskinan.

“Baru saja juga bertukar pikiran banyak sekali, terutama tentang ekonomi kebersamaan, UMKM, dan pengentasan kemiskinan. Kami berdiskusi cukup lama dan mendapat banyak sekali masukan,” jelasnya.

Mas Rio berharap, gagasan dan nilai kebersamaan yang diperoleh dari para pengasuh pondok pesantren tersebut dapat terus berlanjut dan diterapkan secara bertahap ke seluruh pesantren di Kabupaten Situbondo. Ia optimistis kolaborasi tersebut akan melahirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah kegiatan sowan yang luar biasa ini akan terus bisa berjalan ke semua pondok pesantren secara bertahap,” pungkas Mas Rio.

Kegiatan sowan ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk membangun daerah dengan pendekatan kolaboratif, mengedepankan nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial demi kemajuan Situbondo yang berkelanjutan.


Topik

Pemerintahan Situbondo Pemkab Situbondo sowan kiai



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan