Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Atlet Kota Kediri, Putra Tri Ramadani Raih Medali Emas di World Climbing Series Praha, Ceko

Penulis : Bambang Setioko - Editor : A Yahya

08 - Jun - 2026, 13:45

Placeholder
Atlet panjat tebing asal Kota Kediri, Putra Tri Ramadani, mencatat sejarah baru bagi Indonesia setelah meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026 di Praha, Ceko, Senin (8/6/2026). Foto: (Istimewa)

JATIMTIMES - Atlet panjat tebing asal Kota Kediri, Putra Tri Ramadani, mencatat sejarah baru bagi Indonesia setelah meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026 di Praha, Ceko, Senin (8/6/2026). Prestasi tersebut menjadikan Putra sebagai atlet Indonesia pertama yang berhasil menjuarai nomor lead pada ajang bergengsi tingkat dunia tersebut.

Pencapaian tersebut menjadi catatan emas bagi olahraga panjat tebing Indonesia. Putra menjadi atlet Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas nomor lead dalam sejarah World Climbing Series. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu atlet panjat tebing terbaik dunia saat ini.

Baca Juga : 5 Cara Sederhana Memperingati Hari Laut Sedunia yang Bisa Dilakukan Mulai Sekarang

Pada babak final, pemuda kelahiran 26 Oktober 2005 yang akrab disapa Srondeng tampil luar biasa saat menghadapi tujuh pemanjat elite dunia. Ia bersaing dengan atlet-atlet papan atas seperti Sorato Anraku, Neo Suzuki, dan Satone Yoshida dari Jepang, Adam Ondra dari Ceko, Luka Potocar dari Slovenia, Filip Schenk dari Italia, serta Jakob Schubert dari Austria.

Putra berhasil membukukan skor 43, unggul atas Neo Suzuki yang meraih medali perak dengan skor 39 dan Jakob Schubert yang meraih medali perunggu dengan skor 37. Hasil tersebut memastikan Putra berdiri di podium tertinggi dan mengibarkan Merah Putih di ajang bergengsi dunia.

Keberhasilan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang Putra di nomor lead. Sebelumnya, pada World Climbing Series Koper, Slovenia tahun 2025, Putra berhasil menembus final dan finis di peringkat keenam. Kini, hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, ia berhasil mencetak sejarah dengan meraih gelar juara dunia.

Meski meraih hasil tertinggi, Putra mengaku masih memiliki banyak hal yang harus dibenahi untuk menjaga konsistensi penampilannya di level internasional. "Ini adalah final kedua saya dan emas pertama. Tentu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit, terutama di bagian atas sampai tangan saya terasa sangat lelah. Emas ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Putra.

Ia menambahkan bahwa pengalaman bertanding di level dunia menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun mental bertanding. "Pekerjaan rumahnya adalah saat orientasi jalur dan mengatasi rasa grogi," tambahnya.

Prestasi gemilang Putra mendapat apresiasi dari KONI Kota Kediri. Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, mengaku mengikuti langsung penampilan Putra melalui siaran langsung dan menyambut penuh kebanggaan keberhasilan atlet binaan Kota Kediri tersebut.

Menurut Rino, Putra merupakan atlet potensial yang telah menunjukkan kualitas sejak membela Kota Kediri. Potensinya kemudian mendapat perhatian Federasi Panjat Tebing Indonesia hingga dipanggil memperkuat Pelatnas pada tahun 2025. "Ini sangat membanggakan Kota Kediri, bahkan mengharumkan nama Indonesia di dunia, khususnya pada nomor lead panjat tebing," ungkap Rino.

Baca Juga : Layanan SIM Keliling di Kota Malang Hadir Selama Juni 2026, Catat Jadwal dan Syaratnya

Lebih lanjut, Rino menjelaskan bahwa keberhasilan Putra menjadi motivasi besar bagi pembinaan olahraga panjat tebing di Kota Kediri. Saat ini, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Kediri bersama KONI terus melakukan pembinaan dan penjaringan atlet muda berbakat agar lahir generasi penerus yang mampu mengikuti jejak Putra Tri Ramadani.

Upaya tersebut telah mulai dilakukan melalui berbagai ajang pembinaan dan pencarian bakat, termasuk pemantauan atlet potensial dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) beberapa waktu lalu.

"Tentu KONI Kota Kediri akan terus berkoordinasi dengan FPTI, termasuk untuk menyelenggarakan event-event kejuaraan yang dapat menambah jam terbang atlet. Harapan kami, akan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Kota Kediri yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional," pungkasnya.

Keberhasilan Putra Tri Ramadani membuktikan bahwa pembinaan olahraga yang berkelanjutan mampu melahirkan atlet kelas dunia. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Kediri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang meraih mimpi dan mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.


Topik

Olahraga putra tri ramadani panjat tebing kota kediri world climbing praha ceko



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Bambang Setioko

Editor

A Yahya

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga