Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Penyakit Jantung Rematik Mengintai Anak, 300 Siswa SD di Kota Batu Jalani Skrining untuk Deteksi Dini

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

30 - May - 2026, 08:29

Placeholder
Salah satu siswa SD menjalani skrining dini massal untuk penyakit jantung rematik di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jumat (29/5/2026).(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Sebanyak 300 siswa sekolah dasar menjalani skrining penyakit jantung rematik di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani Batu, Jumat (29/5/2026). Program pemeriksaan dan deteksi dini massal tersebut diintensifkan Pemkot Batu dengan menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI), sebagai upaya dalam mengawal kualitas kesehatan generasi muda. 

Agenda penapisan medis secara maraton ini difokuskan untuk menyaring indikasi awal Penyakit Jantung Rematik (PJR) pada anak-anak, khususnya pelajar yang duduk di bangku kelas 5 dan 6 SD. Pemilihan kelompok usia tersebut dinilai sangat strategis berdasarkan indikator klinis tumbuh kembang anak, sebab fase ini merupakan masa transisi yang paling rentan terhadap kemunculan manifestasi bakteri perusak katup organ vital.

Baca Juga : Aniversary 1 Kopag Space, Satukan Bebagai Komunitas dalam Kayuh Malam Kota Cerita

 

“Tujuan utama kami adalah melakukan intervensi sejak dini, mencari tanda-tanda yang sifatnya masih sangat ringan sebelum kondisinya memburuk dan memicu kecacatan permanen,” terang Ketua Bidang Medis YJI, dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP (K).

Ario memaparkan bahwa PJR pada anak sering kali dipicu oleh masalah kesehatan harian yang kerap dianggap sepele, seperti gejala infeksi radang tenggorokan berulang yang tidak mendapat pengobatan medis secara tuntas.

Akumulasi dari demam rematik yang dibiarkan tanpa penanganan standar tersebut lambat laun akan memicu kerusakan katup jantung, yang di lapangan biasanya ditandai dengan indikasi awal berupa pembengkakan serta nyeri sendi yang berpindah-pindah.

Meskipun potensi risiko kesehatan ini cukup mengkhawatirkan di lingkungan komunal sekolah, tim medis memberikan kabar baik pasca-perampungan seluruh rangkaian pemeriksaan fisik para siswa. Berdasarkan data rekam medis yang dihimpun secara portabel di lapangan, petugas menegaskan tidak menemukan adanya spesimen anak yang mengarah pada indikasi positif.

“Dari hasil skrining maraton terhadap siswa hari ini (kemarin), tim kami belum menemukan adanya indikasi kasus PJR yang positif di wilayah Kota Batu,” tutur Ario.

Baca Juga : Ahli Jantung Ingatkan Bahaya Jadwal Tidur Berantakan, Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

 

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi nyata yang didekasikan oleh jajaran YJI dalam membentengi satuan pendidikan daerah. Otoritas pendidikan menilai bahwa kualitas capaian akademik dan kecerdasan intelektual siswa di ruang kelas tidak akan pernah bisa berjalan optimal jika tidak ditopang oleh kondisi fisik yang prima.

Masa usia sekolah dasar dipandang sebagai golden age (masa keemasan) sekaligus fase krusial yang membutuhkan perlindungan kesehatan berlapis. Sinergi preventif non-kurikulum ini diproyeksikan bakal terus digulirkan secara berkala guna memastikan seluruh anak didik di Bumi Kota Wisata dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, aman, dan terlindungi dari ancaman penyakit kronis.

“Kami berharap melalui tindakan preventif yang kuat di lingkungan sekolah ini, anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang sehat, produktif, dan terbebas dari berbagai risiko kesehatan di masa depan,” pungkas Alfi.


Topik

Kesehatan penyakit jantung rematik yayasan jantung indonesia pelajar sd kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan