Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Penataan PKL Alun-alun Merdeka Tak Instan, Pemkot Malang Siapkan Konsep Terintegrasi Wisata

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

29 - Jan - 2026, 19:58

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (tiga dari kanan dan bertopi) saat melihat pengunjung anak kecil di wahana permainan Alun-alun Merdeka (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak gegabah dalam menata pedagang kaki lima (PKL) pascarevitalisasi Alun-alun Merdeka. Alih-alih mengambil langkah cepat, Pemkot memilih bergerak bertahap dengan mengedepankan kajian matang agar penataan berjalan tertib tanpa mengabaikan denyut ekonomi masyarakat.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, rampungnya revitalisasi Alun-alun Merdeka tidak otomatis dibarengi dengan penyediaan lapak PKL di dalam kawasan tersebut. Persoalan PKL dan parkir, kata dia, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara komprehensif.

Baca Juga : Proyeksi Perawatan Alun-alun Merdeka Usai Direvitalisasi Capai Rp 400 juta/Tahun

“Seperti yang pernah saya sampaikan, tidak serta-merta alun-alun selesai langsung ada tempat PKL di lokasi. Kita bertahap dan sudah mengkaji beberapa alternatif. Pemerintah tetap hadir karena PR-nya adalah PKL dan parkir,” ujar Wahyu, Kamis (29/1/2026).

Sebagai solusi, Pemkot Malang tengah menyiapkan konsep penataan PKL dalam satu kawasan khusus yang juga diarahkan sebagai destinasi wisata. Sejumlah lokasi alternatif kini masuk dalam tahap kajian, mulai kawasan sekitar Splendid, Mall Ramayana, hingga beberapa lahan kosong di sekitarnya yang dinilai strategis dan masih berada dalam radius dekat Alun-alun Merdeka.

Tak hanya soal lokasi, Pemkot Malang juga melakukan inventarisasi pedagang. Dari pendataan sementara, diketahui cukup banyak PKL yang berjualan di kawasan Alun-alun Merdeka bukan warga ber-KTP Kota Malang. Fakta tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam merumuskan kebijakan penataan ke depan.

Meski begitu, aspirasi PKL tetap menjadi perhatian. Para pedagang berharap lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari Alun-alun Merdeka. Permintaan tersebut dipastikan akan diakomodasi pemerintah kota.

“PKL minta agar lokasinya tidak jauh dari alun-alun, dan itu akan kami penuhi karena radiusnya memang masih dekat,” tegas Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan bahwa penataan PKL akan disinergikan dengan pengembangan rute wisata terpadu di pusat Kota Malang. Rute tersebut dirancang menghubungkan Kayutangan Heritage, Splendid, Alun-alun Merdeka, Balai Kota Malang, Stasiun Kota Baru, hingga Pendopo Kabupaten Malang.

Baca Juga : Peringatan 100 Abad NU, Dampak Perputaran Ekonomi Diprediksi Meningkat

Dalam konsep itu, PKL dan area parkir akan disebar di sejumlah titik strategis agar saling terhubung dan mendukung aktivitas wisata secara menyeluruh.

“PKL dan parkir akan kita pecah ke beberapa spot tertentu agar menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” pungkasnya.

Melalui konsep integrasi wisata tersebut, Pemkot Malang berharap penataan PKL tidak hanya menghadirkan ketertiban dan mempercantik wajah kota, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi serta memperkuat daya tarik pariwisata di jantung Kota Malang.

Sebagai catatan, sebelum Alun-alun Merdeka resmi dibuka usai revitalisasi selama 105 hari, Pemkot Malang telah menegaskan kawasan tersebut wajib steril dari PKL. Pemerintah kota pun berkomitmen menepati janji mencarikan solusi penempatan PKL sesuai kesepakatan awal sebelum proyek revitalisasi Alun-alun Merdeka senilai Rp5 miliar dilaksanakan.


Topik

Pemerintahan alun alun wali kota malang pkl wahyu hidayat pemkot malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana