JATIMTIMES – Upaya kejahatan siber dengan modus reset password Instagram kembali marak terjadi di awal tahun 2026. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan atau email mencurigakan yang mengatasnamakan platform media sosial, khususnya Instagram.
Dalam keterangannya, akun resmi siberpoldametrojaya menekankan pentingnya verifikasi dan autentikasi mandiri untuk menjaga keamanan akun pribadi di tengah meningkatnya aktivitas digital.
Baca Juga : Ribuan Pohon Hasil Perempesan Akan Dilelang oleh DLH Kota Malang
“Seiring dengan meningkatnya aktivitas digital di awal tahun 2026, menjaga keamanan akun media sosial pribadi merupakan langkah krusial dalam melindungi privasi dan identitas digital Anda,” tulis Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026).
Dalam keterangannya disebutkan berbagai kasus peretasan sering kali bermula dari kelalaian pengguna dalam menanggapi permintaan akses yang tidak dikenal.
“Berbagai upaya peretasan sering kali diawali dari kelalaian pengguna dalam menanggapi permintaan akses yang tidak dikenal,” lanjut keterangan tersebut.
Polda Metro Jaya menjelaskan, pelaku biasanya menjalankan aksinya dengan mengirimkan pesan palsu yang dibuat sangat mirip dengan notifikasi resmi Instagram. “Pelaku mengirimkan email/DM palsu yang menyerupai notifikasi resmi Instagram,” tulisnya.
Dalam pesan tersebut, korban diminta segera melakukan reset password dengan dalih alasan keamanan. “Pelaku meminta ‘reset password’ dengan alasan keamanan,” lanjut peringatan itu.
Namun, tautan yang diberikan ternyata mengarah ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri data login korban secara langsung. “Pelaku akan mengarahkan ke situs palsu untuk mencuri kredensial login Anda secara real-time,” jelas Direktorat Reserse Siber.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memperkuat keamanan akun media sosial melalui beberapa langkah penting.
“Kami mengimbau masyarakat untuk secara proaktif memperkuat benteng pertahanan akun melalui langkah-langkah prosedural yang tepat,” tulisnya.
Berikut langkah yang disarankan:
• Otentikasi Dua Faktor (2FA)
Pastikan fitur ini aktif sebagai lapisan keamanan ganda di luar kata sandi.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Diprediksi Berlangsung Sampai 2 Februari 2026: Ini Wilayah yang Perlu Waspada
• Validasi Notifikasi Keamanan
Selalu verifikasi keaslian setiap email atau pemberitahuan keamanan. Pastikan pesan berasal dari domain resmi platform yang Anda gunakan.
• Pengelolaan Kata Sandi
Gunakan kombinasi karakter yang kompleks dan unik untuk setiap akun yang berbeda.
Cek Riwayat Login dan Email Resmi Instagram
Selain mengaktifkan 2FA, masyarakat juga diminta rutin memeriksa perangkat yang terhubung dengan akun Instagram.
“Cek Riwayat Login: Masuk ke Settings > Accounts Center > Password and Security > Keluar (Log Out) dari perangkat yang tidak dikenal.” demikian keterangan @siberpoldametrojaya.
Polda Metro juga mengingatkan bahwa Instagram hanya mengirimkan email keamanan melalui domain resmi. “Instagram hanya mengirim email keamanan melalui domain resmi. Abaikan jika pengirim menggunakan domain lain (Gmail, Yahoo, atau domain mencurigakan).” lanjutnya.
Jika pengguna menerima notifikasi reset password padahal tidak pernah mengajukannya, polisi menegaskan agar pesan tersebut langsung diabaikan. “Jika menerima permintaan reset password yang tidak Anda minta, abaikan dan hapus.” jelasnya.
Masyarakat juga disarankan menggunakan aplikasi autentikator seperti Google Authenticator sebagai langkah keamanan tambahan. “Aktifkan MFA/2FA: Wajib gunakan aplikasi Autentikator (seperti Google Authenticator).” tambah keterangannya.
