Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Target 500 Ribu Ton Gabah: Pemkab Situbondo Fokus Kembangkan Pertanian, Peternakan dan Perikanan

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Dede Nana

15 - Jun - 2026, 17:13

Placeholder
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat berbincang bersama petani milenial usai kegiatan Capacity Building Penguatan Kapasitas dan Kelembagaan Klaster Pangan, Senin (15/6/2026). (Foto: Humas Pemkab Situbondo for JATIMTIMES)

JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Situbondo terus memantapkan langkah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor agrikultur. Tiga sektor utama yang menjadi fokus pengembangan adalah pertanian, peternakan, dan perikanan yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri kegiatan Capacity Building Penguatan Kapasitas dan Kelembagaan Klaster Pangan Petani Milenial yang diselenggarakan Bank Indonesia Cabang Jember di Pendopo Pate Alos Besuki, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan petani milenial dari berbagai wilayah di Kabupaten Situbondo.

Baca Juga : Revisi Regulasi Hak Keuangan, Bapemperda DPRD Jatim Usul Rombak Enam Muatan Pokok

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Situbondo meskipun daerah tersebut memiliki garis pantai yang panjang dan potensi perikanan yang besar. Karena itu, pemerintah daerah akan memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.

"Saya meyakini dengan kita mendorong, menebalkan sektor pertanian maka ini akan bisa menggenjot perekonomian di Kabupaten Situbondo dan meningkatkan kapasitas produksinya," kata Mas Rio.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio juga memasang target ambisius untuk peningkatan produksi gabah di Kabupaten Situbondo. Jika pada tahun 2025 produksi padi mencapai 321.723 ton, maka pada tahun 2026 pemerintah daerah menargetkan produksi gabah dapat menembus angka 500 ribu ton.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Mas Rio mengungkapkan bahwa produktivitas padi di sejumlah wilayah menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, hasil ubinan di lahan pertanian Kecamatan Situbondo dilaporkan mencapai 9,3 ton per hektare, jauh di atas rata-rata produktivitas sebelumnya yang berkisar antara 7,4 hingga 7,5 ton per hektare.

"Saya bilang, saya datang kalau ubinannya di atas 8 ton per hektare. Ternyata dilaporkan 9,3 ton. Saya antara percaya dan tidak percaya, tetapi setelah dicek memang benar," ujarnya.

Menurut Mas Rio, peningkatan produksi pertanian tidak harus dilakukan dengan memperluas lahan pertanian. Upaya tersebut dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas lahan yang sudah ada dengan memanfaatkan teknologi, modernisasi alat pertanian, serta penerapan teknik budidaya yang lebih efektif.

"Tadi kami mendapatkan informasi dari Ibu Camat, untuk hasil ubinan di lahan pertanian padi di Kecamatan Kota Situbondo sudah mencapai 9 ton, dan ini membuktikan bahwa tanpa menambah luas lahan ternyata bisa meningkatkan produktivitas padi," ungkapnya.

Baca Juga : Indonesia Gawat Darurat Menggema di DPRD Kota Malang, Mahasiswa UB Ultimatum Aksi Lebih Besar

Bupati Rio menilai keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi sektor pertanian. Petani milenial dinilai lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga mampu mempercepat modernisasi pertanian di lapangan.

Meski demikian, ia mengakui sektor pertanian masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya serangan hama tikus yang kerap dikeluhkan petani. Namun pemerintah daerah memastikan akan hadir memberikan dukungan melalui kebijakan dan berbagai fasilitas yang dibutuhkan petani untuk meningkatkan produksi.

"Hama tikus dan macam-macam itu pasti ada dalam pertanian. Wilayah saya adalah kebijakan. Saya hanya mengatakan apa yang dibutuhkan akan kami siapkan. Pokoknya target 500 ribu ton itu bisa dicapai tahun 2026 ini," tegas Mas Rio.

Data yang dihimpun menunjukkan produksi padi Kabupaten Situbondo sepanjang tahun 2025 mencapai 321.723 ton dari luas tanam sekitar 65.133 hektare. Capaian tersebut bahkan melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pertanian sebesar 241.266 ton.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam menjadikan sektor pertanian sebagai program prioritas daerah. Selain memperkuat ekonomi masyarakat, peningkatan produksi pangan juga diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintah pusat.


Topik

Pemerintahan bupati situbondo pertanian situbondo pemkab situbondo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan