Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Bus Aremania Diserang di Tol Waru, Kaca Pecah dan Penumpang Terluka Saat Menuju Bandung

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Nurlayla Ratri

24 - Apr - 2026, 15:15

Placeholder
Kaca bagian kiri belakang pada salah satu bus yang ditumpangi Aremania yang berangkat ke Bandung nampak pecah usai diserang oknum suporter lain di ruas tol Waru Kamis (23/4/2026) malam (foto: tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Perjalanan rombongan suporter Arema FC menuju Bandung diwarnai insiden mencekam. Satu unit bus yang mereka tumpangi menjadi sasaran pelemparan batu saat melintas di ruas Tol Waru pada Kamis malam 23 April 2026. Serangan itu terjadi ketika rombongan dalam perjalanan untuk mendukung laga melawan Persib Bandung.

Peristiwa tersebut sempat ramai di media sosial dan memicu kepanikan di dalam bus. Para penumpang bahkan terpaksa turun di pinggir jalan tol setelah kaca bagian belakang bus pecah. Lemparan diduga berasal dari atas jembatan penyeberangan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga : Tragis, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Belakang Rumah

Salah satu Aremania bernama Ambon mengungkapkan situasi yang terjadi saat serangan berlangsung. Ia menyebut kondisi di dalam bus mendadak panik setelah lemparan mengenai kendaraan. 

“Kami dilempari batu dari atas. Kami yang ada di dalam kaget, karena kaca bus di bagian belakang pecah,” kata Ambon saat dihubungi pada Jumat 24 April 2026.

Tak hanya batu, pelaku juga diduga melempar petasan dan pecahan botol ke arah bus. Akibatnya, rombongan terpaksa menghentikan perjalanan sementara untuk memastikan keselamatan penumpang. Beberapa Aremania turun dari bus untuk mengejar pelaku, sementara lainnya membersihkan serpihan kaca dan menutup jendela dengan kain bendera.

“Kami yang di dalam langsung turun. Mengejar pelaku pelemparan itu. Kami dilempari batu, petasan, botol bekas oleh mereka. Sementara kami gak bawa apa-apa, maju terus,” ungkap Ambon. 

“Mereka hanya berani melempar dari atas dan gak berani turun,” imbuhnya.

Tak hanya bus rombongan Aremania, satu bus penumpang jurusan Surabaya Jember juga dilaporkan menjadi korban. Bus umum tersebut mengalami kerusakan pada bagian kaca depan akibat lemparan yang sama. Peristiwa ini menunjukkan bahwa serangan tidak hanya menyasar satu kendaraan saja.

Insiden ini diduga melibatkan oknum suporter dari Persebaya Surabaya atau yang dikenal sebagai Bonek. Dugaan itu muncul karena lokasi kejadian berada tidak jauh dari Surabaya yang merupakan basis suporter tersebut. Selain itu, rivalitas panjang antara kedua kelompok suporter juga memperkuat asumsi tersebut.

Baca Juga : Viral Dugaan Pelecehan di FH Unej, Terbongkar dari Folder Tersembunyi di HP Mahasiswa

“Positif Bonek itu yang menyerang kami. Karena kami setelah masuk tol Waru, nah pas mau lewat bawah jembatan itu langsung diserang,” bebernya.

Akibat kejadian ini, beberapa Aremania mengalami luka ringan karena terkena serpihan kaca. Sementara kondisi bus mengalami kerusakan pada bagian jendela belakang yang pecah. Kerugian juga dialami bus penumpang lain yang turut menjadi korban.

Meski demikian, setelah situasi dinilai aman, rombongan tetap melanjutkan perjalanan ke Bandung. Mereka tetap berangkat untuk menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 

“Rombongan kami ada lima bus tapi jarak kami agak jauh gak mepet. Waktu kami diserang itu hanya menyisakan dua bus dari kami (Aremania) dan satu bus penumpang yang dibelakang kami,” tandasnya.


Topik

Peristiwa bus rombongan aremania



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jember Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa