Satpol PP Lumajang Turun Tangan Musnahkan Sarang Tawon Berbahaya | Jember TIMES

Satpol PP Lumajang Turun Tangan Musnahkan Sarang Tawon Berbahaya

May 13, 2022 18:07
Seiring dengan perubahan iklim, serangga terbang species Vespa Affinis banyak bermigrasi ke pemukiman termasuk di Kabupaten Lumajang ( Foto : Asmadi / JatimTIMES )
Seiring dengan perubahan iklim, serangga terbang species Vespa Affinis banyak bermigrasi ke pemukiman termasuk di Kabupaten Lumajang ( Foto : Asmadi / JatimTIMES )

JATIMTIMES - Seiring dengan perubahan iklim, serangga terbang species Vespa Affinis banyak bermigrasi ke pemukiman. Tak terkecuali di Kabupaten Lumajang. Dalam dua bulan terakhir ini, di Lumajang terdapat 10 pengaduan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Lumajang guna memusnahkan serangga yang sering disebut tawon endas ini.

Jumat (13/5/2022) pengaduan juga disampaikan oleh warga Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang terkait tawon endas yang mulai meresahkan masyarakat. "Semua sarang tawon ini langsung kami musnahkan karena itu memang bahaya," kata Kasatpol PP Kabupaten Lumajang Matali Bilogo, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga : Puncaki Grup D, Tim Sepak Bola Kota Malang Lolos ke Babak Utama Porprov

Sarang tawon endas yang dimusnahkan pada hari ini berada di ranting pohon nangka. Bentuknya cukup besar, yakni berdiamater 30 centimeter dan panjang 40 centimeter. Besarnya hampir menyerupai buah nangka.

Sarang tawon endas ini memang merupakan salah satu jenis serangga predator. Jika merasa terganggu, koloni tawon endas bisa menyerang bersama-sama. Sengatannya mengandung feromon yang memancing tawon endas lain untuk ikut menyerang objek yang sama. 

Sedangkan untuk prinsip penanggulangan harus secara komprehensif dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain keselamatan masyarakat, standar penanganan medis dan sanitasi lingkungan.

Mattali juga mengatakan, masyarakat yang menemukan sarang tawon di dekat rumahnya sebaiknya segera menghubungi pihak yang mampu menangani masalah ini seperti unit pemadam kebakaran. 

"Jangan memindahkan sarang sendiri karena berpotensi bahaya bagi keselamatan," tutur Mattali.

Baca Juga : Rugikan Pendapatan Negara, Bupati Blitar Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, habitat asli tawon endas berada di hutan. Di hutan tawon endas memakan buah-buahan atau bangkai serangga. Namun, karena perubahan kondisi lingkungan, serangga tersebut belakangan banyak yang bermigrasi ke pemukiman. Tawon endas bisa beradaptasi memakan sisa-sisa sampah. 

"Memang salah satu penyebab tawon endas ini banyak yang bersarang di rumah-rumah karena manusia kurang bijak mengolah sampah," pungkas Matali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
tawon endas satpol pp kabupaten lumajang bahaya tawon endas

Berita Lainnya