Marak Perselisihan Antar Perguruan Silat, Ketua Pagar Nusa Jember Minta Polisi Tegas | Jember TIMES

Marak Perselisihan Antar Perguruan Silat, Ketua Pagar Nusa Jember Minta Polisi Tegas

Jan 13, 2022 16:10
H. Fathur Rosi (kaca mata hitam) bersama dengan H. Imam Turyono (foto: Moh. Ali Makrus/ Jember TIMES)
H. Fathur Rosi (kaca mata hitam) bersama dengan H. Imam Turyono (foto: Moh. Ali Makrus/ Jember TIMES)

JATIMTIMES – Maraknya perselisihan antar perguruan silat di Kabupaten Jember belakangan ini mendapat tanggapan dari ketua Pencak Silat Pagar Nusa cabang Jember H. Fathur Rosi, dirinya mendukung dan mendesak aparat kepolisian untuk tegas dalam mengambil sikap terhadap oknum dari perguruan silat yang membuat onar.

“Kami sangat prihatin dengan maraknya, perseteruan antar perguruan silat di Kabupaten Jember belakangan ini, peristiwa pengeroyokan maupun perusakan yang menyebabkan adanya perselisihan antar perguruan silat harus ditindak tegas,” ujar H. Rosi panggilan H. Fathur Rosi Kamis (13/1/2022).

Baca Juga : Maling Ternak Kembali Beraksi, Gondol 300 Ekor Bebek Milik Warga Wlingi

Pihaknya mendesak, agar Polres Jember dengan adanya Kapolres yang baru bisa mengambil sikap tegas dengan menindak oknum yang telah berbuat onar sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Kepada Kapolres yang baru, kami berharap bisa melakukan tindakan tegas terhadap siapapun oknum yang berbuat onar, agar situasi Kabupaten Jember bisa kembali kondusif seperti sediakala,” harapnya.

H. Imam Turyono yang juga calon kandidat Ketua Perguruan Silat Pagar Nusa cabang Jember dalam konfercab yang akan digelar bulan Februari mendatang, setali tiga uang dengan pernyataan H. Rosi, menurut pria yang biasa dipanggil Imam, siapapun oknum dari perguruan silat yang mengacau, harus diberi tindakan sesuai undang-undang yang berlaku.

“Siapapun itu, dari perguruan manapun, jika melakukan perbuatan onar, harus ditindak dengan tegas, kami akan mendukung penuh sikap Polres Jember, termasuk jika ada oknum dari anggota kami yang melakukan pelanggaran,” ujar Imam Turyono.

Baca Juga : Viral, Video Buang Putung Rokok dari Dalam Mobil Polisi Dikecam Warganet

Seperti diketahui, belum lama ini Kabupaten Jember kembali dibuat kisruh antar perguruan silat, AK warga desa Pecoro yang juga anggota dari perguruan Silat Kera Sakti, Sabtu (8/1/2022) menjadi korban penyerangan oleh sekitar 300 orang yang diduga salah satu anggota perguruan silat yang ada di Jember.

Dalam penyerangan tersebut, AK mengalami luka-luka di bagian tangan, tidak hanya itu, rumahnya yang ada di pinggir jalan juga menjadi sasaran amukan massa, peristiwa ini sendiri dipicu oleh saling tatap mata pada saat pergantuan tahun baru lalu. (*)

Topik
Pagar Nusa pagar nusa jember Polres Jember

Berita Lainnya