Booster Dimulai 12 Januari, Benarkah Vaksin Nusantara Sudah Bisa Dipakai? | Jember TIMES

Booster Dimulai 12 Januari, Benarkah Vaksin Nusantara Sudah Bisa Dipakai?

Jan 04, 2022 10:42
Ilustrasi (Foto: Pan American Health Organization)
Ilustrasi (Foto: Pan American Health Organization)

JATIMTIMES - Vaksin booster salah 1 program pemerintah untuk menanggulangi virus Covid-19 akan dimulai pada 12 Januari 2022 mendatang. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun menjelaskan skema terkait program vaksinasi booster untuk Covid-19 yang nantinya akan dipakai di Indonesia. 

Seperti diketahui, pemerintah saat ini masih menunggu rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Meski belum ada rincian lebih lanjut terkait jenis vaksin Covid-19 yang dipakai untuk booster, vaksin Nusantara sempat diwacanakan masuk program booster. Lantas apakah vaksin Nusantara besutan eks Menteri Kesehatan Terawan Agus ini siap dipakai?

Baca Juga : Sosok Misterius Disebut Turun dari Gunung Lawu, Beri Pesan Khusus Tentang Nasib Pulau Jawa

"Itu tanya pak.... Mesti tanya pak Airlangga lah," kata Budi, Senin (3/1/2021). 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan ada beberapa kandidat vaksin booster yang akan dipakai di Indonesia, salah satunya yakni Vaksin Nusantara. 

"Beberapa opsi untuk vaksin booster menggunakan vaksin Merah Putih, kemudian vaksin kerja sama dalam negeri termasuk Unair dan Biotis, Bio Farma dan LBM Eijkman, Kalbe Farma dan Genexin, plus vaksin Nusantara," kata Airlangga dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, penyuntikan vaksin booster ini nantinya akan dibagi menjadi 2 skenario. Skenario pertama, yakni vaksin booster akan diberikan kepada kelompok lanjut usia (lansia) dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan secara gratis.

Sedangkan untuk skenario kedua, penyuntikan akan diberikan kepada seluruh warga non lansia yang tidak ikut BPJS Kesehatan secara mandiri alias berbayar. Mengenai harga, hingga kini Menkes belum bisa memberikan rentang harga vaksin booster.

Di sisi lain, nasib Vaksin Nusantara sendiri hingga kini masih belum ada kepastian. Terakhir, pada Oktober 2021 lalu, vaksin Nusantara disebut bersiap untuk melakukan uji klinis tahap 3. Hal itu diungkapkan oleh anggota Tim Vaksin Nusantara Daniel Tjen. 

Baca Juga : Awal Tahun, Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Malang Capai 30 Persen

"Saat ini peneliti sedang merancang untuk fase 3 di protokol. Dan itu betul-betul dilakukan tim penelitu sesuai dengan arahan pimpinan termasuk dari Menteri Kesehatan, kita akan bekerja sesuai dengan kaidah good practichal," ujar Daniel dalam diskusi virtual, 6 Oktober 2021.

Nantinya tim akan melibatkan masyarakat dan memilih dengan cermat kelompok mana yang bisa menjadi relawan. Namun demikian, Daniel belum bisa memastikan kelompok mana yang bisa menjadi relawan dan kapan waktu uji klinis tahap 3 akan dilakukan. 

Selain itu, ia memastikan pengembangan vaksin Nusantara ini telah sejalan dengan kaidan ilmiah yang berlaku dan sesuai dengan arahan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawasa Obat dan Makanan (BPOM). Sayangnya hingga berita ini ditulis belum ada kepastian bagaimana hasil uji klinis tahap 3 dari Vaksin Nusantara ini. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Vaksin Nusantara vaksin booster Menteri Kesehatan BPJS Kesehatan

Berita Lainnya