Melihat Lebih Dekat Simulasi PTM saat Pandemi Covid-19 di SD Negeri Ajung 3 Jember | Jember TIMES

Melihat Lebih Dekat Simulasi PTM saat Pandemi Covid-19 di SD Negeri Ajung 3 Jember

Jun 12, 2021 11:31
Siswa siswi SDN Ajung 03 saat dicek suhu tubuh dan mencuci tangan dengan disaksikan langsung oleh jajara Forpimka saat simulasi PTM (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Siswa siswi SDN Ajung 03 saat dicek suhu tubuh dan mencuci tangan dengan disaksikan langsung oleh jajara Forpimka saat simulasi PTM (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

JEMBERTIMESPembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap dilangsungkan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Jember. SD Negeri Ajung 03, dijadikan salah satu pilot project pelaksanaan PTM di Kecamatan Ajung yang berhasil dalam menerapkan pendidikan di tengah Pandemi Covid-19.

Saat memasuki gerbang sekolah, siswa akan langsung disambut oleh guru yang bertugas dengan mengecek suhu tubuh menggunakan thermogun. Kemudian siswa juga diwajibkan mencuci tangan di tempat yang sudah disiapkan. Hal yang sama juga kembali dilakukan saat siswa akan masuk ke dalam ruang kelas. Begitulah simulasi yang dilakukan di SDN Ajung 03.

Baca Juga : Tak Banyak yang Tahu, Ilmuwan Albert Einstein Pernah Menolak jadi Presiden Israel 

 

“Simulasi kegiatan PTM di SDN Ajung ini merupakan yang pertama kali digelar di wilayah Kecamatan Ajung, oleh karenanya akan kami pantau dan lakukan evaluasi secara kontinyu, jika dalam satu bulan simulasi ini berhasil, maka PTM bisa diterapkan ke sekolah lainnya,” ujar dr. Tunsiah Kepala Puskesmas Ajung yang ikut melihat secara langsung proses simulasi PTM.

Tunsiah juga mengimbau kepada siswa agar selama di sekolah untuk selalu menerapkan 5 M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menghindari Berkerumun dan Mengurangi Aktifitas). Mengingat banyak anak-anak yang gampang dan mudah mengabaikan protokol kesehatan, dr. Tunsiah meminta agar dewan guru memberi contoh dan disiplin dalam menerapkan prokes kepada siswanya.

“Meski seluruh siswa menggunakan face shield, tapi masker tetap harus dipakai, karena masker melindungi diri dari kemungkinan adanya virus yang terhirup disekitar kita, kalau misal anak-anak mau bersin atau merasa sesak, bisa dibuka sebentar tapi harus menjauh dari teman-temannya ya,” pesan dr. Tunisiah kepada sekitar 100 siswa SDN ajung yang mengikuti simulasi PTM.

Kepala Sekolah SDN Ajung 3 Agus Prayitno, dalam kesempatan tersebut mengatakan, meski dalam 3 hari terakhir jumlah pasien covid di Jember mengalami lonjakan, namun pihaknya tetap menggelar PTM setelah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi termasuk gugus tugas Covid-19. Serta mempertimbangkan mental peserta didiknya yang mencapai 415 siswa yang terbagi dalam 18 kelas.

“Pendidikan itu memang harus dilakukan dengan tatap muka, sebab dengan tatap muka secara emosional juga memberi pengaruh terhadap karakter anak, dan kami menyadari dengan kondisi seperti saat ini, protokol kesehatan harus diutamakan, dan Alhamdulillah seluruh dewan guru kami semua sudah menjalani vaksinasi lengkap,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, dalam simulasi PTM yang digelar di Lembaganya ditambah jumlah siswa yang mencapai 415 ini, pihaknya membaginya dengan shift, dimana sebelum siswa masuk kedalam kelas pada jam 7 dan pulang jam 9, pihaknya terlebih dahulu melakukan penyemprotan disinfektan di masing-masing kelas.

“Siswa yang masuk hanya dibatasi 25 persen, sehingga kami harus membaginya dengan shift, untuk shift pertama dimulai jam 7 sampai jam 9, kemudian shift kedua digelar pada jam 10 sampai jam 12, sebelum siswa masuk ke dalam kelas, ruang kelas kami lakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu,” beber Agus.

Baca Juga : Angka Kunjungan Wisata di Kota Batu Capai 803.554 Wisatawan 

 

Sedangkan siswa belajar selama dua jam di ruang kelas, pihak sekolah juga tidak memberlakukan jam istirahat, hal ini untuk mencegah dan menghindari anak didiknya bermain dan bergerombol di lingkungan sekolah.

“Selain mencegah anak-anak bermain dan bergerombol di lingkungan sekolah, bersama Komite kami juga memberikan sosialisasi kepada wali murid, agar sepulang sekolah, anak anak juga istirahat yang cukup dan menerapkan 5 M,” jelasnya.

Simulasi ini sendiri akan dilakukan evaluasi oleh jajaran Satgas Covid-19 tingkat kecamatan secara berkala selama satu bulan penuh, jika berhasil, maka sekolah-sekolah lainnya di Kecamatan Ajung akan digelar PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Ya kita akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala PTM yang digelar di SDN Ajung 03, mudah-mudahan ini berhasil, jika berhasil maka secara bertahap sekolah lain di SDN Ajung juga akan melakukan PTM, kami mengambil sekolah SDN Ajung 03 sebagai pilot project, karena lembaga ini memiliki siswa terbanyak di kecamatan Ajung,” pungkas Camat Ajung yang ikut memantau simulasi PTM di SDN Ajung 02. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita Jember pendidikan tatap muka sdn ajung 03

Berita Lainnya