Diadukan ke Polres karena Konvoi, Ini Penjelasan Mantan Kades Banjarsari | Jember TIMES

Diadukan ke Polres karena Konvoi, Ini Penjelasan Mantan Kades Banjarsari

Dec 24, 2020 17:10
Beberapa warga saat mengadu ke Mapolres Jember beberapa waktu yang lalu (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Beberapa warga saat mengadu ke Mapolres Jember beberapa waktu yang lalu (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Naning Roniyani mantan Kepala Desa Banjarsari Bangsalsari Jember yang diadukan oleh warganya ke Mapolres Jember, karena gelar konvoi saat pelepasan jabatannya sebagai kades, menanggapi aduan tersebut. 

Menurut Naning, apa yang terjadi (konvoi) pada saat pelepasan jabatan dirinya dari kepala desa, semua terjadi di luar keinginannya, semua terjadi secara spontanitas dan atas keinginan warga sendiri. 

Baca Juga : 2.205 Botol Miras dan Knalpot Brong Hasil Razia Polres Batu Dimusnahkan

Bahkan dirinya sudah menyampaikan berkali-kali dan berusaha mencegah warganya untuk tidak hadir pada acara sertijab yang digelar di Kantor Kecamatan Bangsalsari pada Senin (14/12/2020) lalu. 

"Saya habis masa jabatannya itu tanggal 8 Desember lalu, namun acara sertijab ditunda karena masih ada Pilkada, dan baru bisa digelar pada Senin itu, saat itu saya sudah menyampaikan ke beberapa warga agar tidak ikut pada acara pelepasan jabatan saya," ujar Naning, Kamis (24/12/2020). 

Namun dirinya tidak menyangka, jika sepulang dari kantor kecamatan, beberapa warga sudah berada di pinggir jalan menuju rumahnya, keberadaan warga juga tidak sebanyak yang diduga, karena warga tidak berkumpul dalam satu titik, tapi di beberapa titik, sehingga ketika mendekati rumah, jumlahnya terlihat banyak. 

"Saat berangkat gak ada warga yang ikut mas, saya hanya dengan keluarga saja, cuma pas pulang dari sertijab, ternyata beberapa warga sudah menghadang di sepanjang jalan desa, itupun tidak di satu titik, tapi di beberapa titik, saat itu saya sudah mencegah, tapi warga tetap memaksa untuk mengiringi, ya gimana lagi," ujar perempuan yang sudah menjabat sebagai kepala desa dua periode ini. 

Bahkan dirinya juga tidak menyiapkan konsumsi untuk warga yang mengiringi kepulangannya dari balai desa. "Malah saya sempat kebingungan saat saya tiba di rumah, akhirnya warga saya kasih konsumsi apa adanya, karena memang semua di luar dugaan," beber Naning. 

Melalui media ini, Naning menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Desa Banjarsari, jika peristiwa konvoi pada saat pelepasan dirinya beberapa waktu menjadikan beberapa warga lainnya resah, karena semua terjadi di luar keinginannya. 

"Saya selaku pribadi minta maaf kepada warga Banjarsari yang resah dengan adanya konvoi tersebut, yang jelas semua itu terjadi juga bukan keinginan kami, karena kami sendiri sangat peduli dengan pencegahan penyebaran covid, makanya kemarin setiba sampai di rumah, warga langsung pulang, agar tidak terjadi kerumunan," ujarnya. 

Baca Juga : Jaga Kondusivitas Perayaan Nataru, Polres Malang Lakukan Sterilisasi

Hal yang sama juga disampaikan oleh H. Moyan dan Imam Kapi, bahwa konvoi mengiringi pelepasan kepala desanya, merupakan wujud rasa terima kasih warga kepada pimpinannya yang telah berhasil memimpin desanya dengan berbagai keberhasilan, sehingga Desa Banjarsari yang semula sebagai desa tertinggal menjadi desa yang maju. 

"Kami mengiringi pelepasan Bu Kades, karena wujud kecintaan dan rasa terima kasih kami kepada Bu Kades, dulu Bu Kades terpilih secara baik-baik, maka saat selesai kami selaku warga juga ingin 'mengembalikan' Bu Kades ke keluarganya secara baik-baik juga, karena memang di tangan beliau, desa kami menjadi maju," ujar H. Moyan yang diamini Imam Kapi. 

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa perwakilan warga yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda dan Tokoh Masyarakat Banjarsari (GPTMB), Rabu (23/12/2020) mengadukan mantan kadesnya ke Mapolres Jember karena menggelar konvoi di yengah pandemi, alasan warga melaporkan peristiwa ini, karena tidak ingin acara konvoi tersebut menjadi cluster baru dalam penyebaran covid-19, terlebih saat ini Jember masih di zona merah. 

Sementara Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin, kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi inisiatif warga dan akan menindaklanjutinya. "Insya Allah akan kita tindak lanjuti," pungkas Kapolres. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
konvoi kades Pilkades di jember kades di jember

Berita Lainnya