Pengumuman Banyuwangi Bluefire Ijen Challenge 2020 (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)
Pengumuman Banyuwangi Bluefire Ijen Challenge 2020 (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)

Banyuwangi dikenal sebagai kabupaten yang paling inovatif dalam membangun dan mengembangkan sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir ini. Dalam masa pandemi Covid-19 pun berupaya menggelar sport tourism yang mampu menggerakan ekonomi rakyat dengan menekan secara maksimal potensi penambahan jumlah kasus Covid-19 dari even yang digelar.

Menurut Guntur Priyambodo, Ketua Pengkab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banyuwangi, sport tourism yang dipilih adalah Race dan Fun Bike (balap sepeda dan sepeda santai) yang dikemas dalam Banyuwangi Bluefire Ijen Challenge Tahun 2020 yang akan digelar pada 17 Oktober 2020 mendatang.

Baca Juga : Status Pemain Gaspar Vega Masih Belum Jelas, Ini Penjelasan Manajemen Persik

Menurutnya, para peserta Banyuwangi Bluefire Ijen Challenge Tahun 2020, akan menempuh jarak sekitar 34,05 kilometer (km) dengan mengambil star di depan Pendopo Sabha Swagatha Blambangan Banyuwangi dan finis di Gantasan kecamatan Licin Banyuwangi.

”Saat ini terus melakukan simulasi agar pelaksanaan lomba mampu memenuhi standar protokol kesehatan. Termasuk berupaya maksimal menekan penambahan kasus Covid-19 dengan mewajibkan para peserta menjalani rapid test dan tetap menjaga jarak mulai dari start sampai finish,”jelasnya.

Adapun kategori yang dilombakan dalam Bluefire Ijen Challenge Tahun 2020, kategori balapan (Race) dan kategori sepeda gembira (Fun Bike). Peserta pria dibagi dalam beberapa kelompok umur (KU) yaitu;  KU 18 – 35 Tahun, 36 – 40 Tahun, 41 -  45 Tahun, 46 – 50 Tahun dan Diatas 50 Tahun. Sedangkan untuk peserta kelompok wanita tidak dibagi dalam kategori usia dan bersifat terbuka.

Selanjutnya, alumni Unair Surabaya itu menuturkan, untuk memastikan keamanan peserta semua wajib menggunakan masker pada saat start. Kemudian posisi start dibuat model grid seperti yang digunakan dalam lomba motor GP. Selama dalam perjalanan peserta diatur berjajar dua sepeda dengan jarak 1,5 – 2 meter.

”Para peserta fun bike wajib mengenakan masker selama lomba. Sedangkan untuk kategori Race di jalan yang menanjak boleh melepaskan masker karena membutuhkan oksigen yang cukup dan jarak antar peserta diperkirakan tetap aman dan terjaga,”imbuhnya.

Baca Juga : Pengprov Pertina Minta Banyuwangi Kembalikan Kejayaan Pembinaan Tinju

Lebih lanjut Guntur menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Kesehatan  (Dinkes) serta stakeholder yang lain untuk memastikan bahwa gelaran Banyuwangi Bluefire Ijen Challenge Tahun 2020 bisa dilanjutkan dan mendapatkan rekomendasi aman bagi potensi penyebaran Covid-19 bagi para peserta, penyelenggara, masyarakat maupun semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan lomba.