Bupati dan Wakil Bupati Lumajang ketka panen tembakau di desa Kaliwungu Tempeh (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati dan Wakil Bupati Lumajang ketka panen tembakau di desa Kaliwungu Tempeh (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq dan Wabup Ir. Indah Amperawati, pada hari ini, Selasa (22/9) secara bersama-sama melakukan panen tembakau di desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh.

Dalam kesempatan ini, Bupati Lumajag menyebut, sampai saat ini tembakau Lumajang masih memiliki akses penjualan yang baik, setidaknya dengan tiga perusahaan besar, yakni PT. Indonesia Dwi Sembilan, PT. Sadana dan PT. Alliance One Indonesia.

Baca Juga : Supplier Tagih Pembayaran, BIP: Kami Akan Bayar Secara Bertahap

Bahkan dari tiga perusahaan ini, hanya PT. Indonesia Dwi Sembilan yang masih menyesuaikan jadwal pembeliannya, sedangkan dua perusahaan lainnya, sudah siap melakukan pembelian.

"Saat ini banyak terjadi di daerah lain, para petani tembakaunya tidak mendapatkan akses kepada pembeli, bahkan kalaupun ada harganya sangat murah. Alhamdulillah tembakau di Lumajang masih diminati," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq.

Dalam kesempatan ini Bupati juga mengatakan, penguatan kemitraan dengan buyer tembakau tetap harus ditingkatkan, agar pada masa panen, kelangsungan petani tembakau di Lumajang dapat dipertahankan.

"Beberapa petani tembakau varietas lokal juga telah melakukan kemitraan konvensional dengan para pengepul tembakau, khusus untuk konsumsi lokal yang ada di pasar pasar tradisional di Lumajang," kata Bupati Lumajang kemudian.

Baca Juga : Manfaatkan Marketplace untuk UMKM, BI Jatim: Harus Didukung Oleh Pelaku Kreatif

Wilayah selatan Lumajang, khususnya kecamatan Tempeh memang memiliki potensi pertanian tembakau yang cukup bagus. Bahkan pada masa lampau petani tembakau sempat mengalami kejayaan, saat tembakau dari Lumajang diharga sangat mahal di Jerman.