Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Seorang ulama besar bernama Barseso tentu sudah dikenal oleh umat muslim. Kisahnya menjadi salah satu pelajaran untuk tidak tergoda dengan tipu daya dan kecerdikan dari iblis.

Habib Ali Zainal Abidin Al-Kaff dalam sebuah kajian menyampaikan, Barseso merupakan sosok alim ulama yang sangat ahli dalam beribadah. 

Baca Juga : Beruntunglah Orang yang Suka Traktir Teman, Rasulullah SAW Ternyata Anjurkan Ini

Lantaran ibadahnya yang luar biasa Itu, setan dan iblis berniat mengganggunya. Namun, beberapa kali godaan diberikan dan tak satupun dihiraukan oleh Barseso.

Sayangnya akal cerdik iblis dan setan tak berhenti. Hingga pada akhirnya iblis dan setan memilih menyerupai alim ulama untuk bisa menggoda Barseso. Iblis tersebut menyerupai manusia dengan mengenakan jubah dan melaksanakan salat tanpa henti.

Barseso yang rajin beribadah pun bingung dengan ibadah yang dilakukan iblis menyerupai manusia itu. Iblis yang tengah menyamar sebagai musafir tersebut selalu beribadah tanpa makan, minum, dan selalu menangis. Sedangkan Barseso selalu beribadah dan tak pernah meninggalkan kebutuhannya untuk makan, minum, maupun tidur.

Barseso kemudian mendatangi iblis yang berwujud manusia tersebut. Barseso bertanya apa kunci dia beribadah hingga menangis. Lalu iblis itu menjawab jika dirinya meminta maaf lantaran ia memiliki banyak dosa dan zina. Sehingga dia bisa meminta maaf kepada Allah dengan khusyu.

Setan pun mengelabuhi Barseso agar ia melakukan dosa terlebih dulu kemudian bisa khusyu memohon maaf kepada Allah SWT. Sehingga Barseso bisa berdoa hingga menangis tiada henti seperti yang dilakukan iblis tersebut.

Maka Barseso bertanya, “Dosa apa yang bisa aku lakukan?”

Setan itu menjawab, “Bunuhlah seseorang, karena membunuh adalah dosa yang paling dibenci Allah SWT.”

Akhirnya Barseso menolak membunuh seseorang. Dia menyampaikan jika ia takut kepada Allah SWT. Kemudian setan itu menyarankan Barseso untuk berzina, dan itu kembali ditolak Barseso.

Setan yang cerdik itu kemudian menyarankan Barseso mabuk di dalam kamar. Barseso kebingungan dengan saran tersebut dan dia berfikir untuk meminum miras. 

Baca Juga : Malam Jumat Bulan Suro, Ratusan Warga Desa di Jombang Panjatkan Doa di Pinggir Rel Kereta

Dia mencari tempat di rumahnya dan tidak mendapatkan lokasi yang tepat. Maka ia memilih untuk keluar dari kampung yang ia mengira tak ada yang mengenalnya.

Dia pun masuk ke sebuah warung yang sepi dan tidak ada siap-siapa, kecuali wanita yang melayaninya di warung tersebut. Barseso meminta dituangkan minuman hingga ia mabuk. Setelah mabuk, ia berzina dengan wanita yang melayaninya minum.

Singkat cerita, suami sang wanita datang dan murka. Terjadi perkelahian diantara keduanya, dan Barseso membunuh suami wanita tersebut.

Namun dalam kisah lain disebutkan jika Barseso dikelabui iblis melalui seorang gadis yang dirasuki oleh setan. Barseso dikelabui untuk menggauli seorang gadis hingga hamil. 

Saat sudah hamil, Barseso pun dibisiki setan untuk membunuh gadis Itu. Maka Barseso membunuhnya dan diketahui oleh keluarga gadis yang dari kalangan raja.

Singkat cerita, Barseso akhirnya dihukum dengan cara disalip. Namun sebelum disalip, setan mendatanginya dalam bentuk sosok yang alim. Kemudian meminta Barseso untuk sujud kepadanya jika ingin dibebaskan. Barseso melakukan itu dan pada akhirnya ditinggalkan serta dihukum mati.

Kisah tersebut memberi pelajaran betapa besar godaan yang diberikan setan kepada umat muslim. Berbagai cara dilakukan untuk menggoda setiap muslim untuk meninggalkan ajaran-ajaran dalam Islam.