Wakil Bupati Abdul Muqit Arief memberikan sosialisasi kepada petani dalam pendistribusian Kartu Tani
Wakil Bupati Abdul Muqit Arief memberikan sosialisasi kepada petani dalam pendistribusian Kartu Tani

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meminta petani memaksimalkan penggunaan Kartu Tani untuk mendapatkan bantuan dan program pemerintah. Hal ini untuk menggenjot produktivitas dan kesejahteraan para petani. 

Agar program tersebut menuai hasil yang maksimal, Wakil Bupati (Wabup) Jember Abdul Muqit Arief mendorong semua pihak untuk menyosialisasikan kepemilikan Kartu Tani yang telah diluncurkan pada awal September.

Baca Juga : Terobosan Anyar Dispendukcapil Blitar, Segera Terapkan Layanan Adminduk di Kantor Desa

Tidak hanya terbatas tugas pemerintah di daerah, Abdul Muqit meminta gapoktan, poktan, penyuluh pertanian lapangan, perangkat desa, hingga kecamatan untuk proaktif memberikan edukasi kepada petani pentingnya memiliki Kartu Tani. 

"Kartu itu sangat bermanfaat bagi petani, jadi hendaknya terus proaktif kepada petani. Sampaikan kepada petani agar segera daftar, dan membantu kelancaran pendaftarannya," ujarnya disela pendistribusian Kartu Tani di Kecamatan Sumberjambe.

Abdul Muqit juga mengingatkan pihak terkait, tidak hanya membantu mendaftarkan, tetapi juga menyosialisasikan manfaat dan akses yang bisa didapatkan petani dengan menggunakan kartu tersebut.

Pemkab Jember belakangan ini getol menyebarluaskan Kartu Tani kepada puluhan ribu petani yang kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Di Kecamatan Sumberjambe, Abdul Muqit membagikan total 811 Kartu Tani dengan rincian Desa Plerean tersebar 63 kartu, Desa Pringgodani 7 kartu, Desa Rowosari 209 kartu, dan Desa Jambearum 501 kartu.

"Dengan kartu itu hak mendapatkan pupuk bersubsidi dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran, tidak melalui orang yang tidak bertanggung jawab. Bisa juga untuk mengajukan KUR (kredit usaha rakyat)" tegas Abdul Muqit.

Baca Juga : Praktik Pasca-Panen Tembakau, Dinas Pertanian Pemkab Blitar Dorong Petani Inovasi Teknologi

Sementara, Kepala Desa Jambearum menyambut baik program pemerintah daerah kepada para petani. Jambearum merupakan desa terbanyak mendapatkan Kartu Tani karena memang mayoritas warga sehari-hari bercocok tanam.

"Semoga ke depan semua para petani lainnya segera mendaftar untuk mendapatkan kartu dan kami perangkat desa siap melayani para petani," tandasnya.