Anggota PMI harus bekerja ekstra sampai tadi malam, menyusul 5 jenazah meninggal dalam sehari (foto : istimewa)
Anggota PMI harus bekerja ekstra sampai tadi malam, menyusul 5 jenazah meninggal dalam sehari (foto : istimewa)

Posko Ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember dalam sehari kemarin Minggu (26/7/2020 harus bekerja ekstra keras. 

Tim  khusus PMI Kabupaten Jember secara beruntun mengantarkan enam jenazah terkait Covid-19 dari sejumlah rumah sakit di Jember ke tempat pemakaman umum (TPU). 

Baca Juga : Bertambah Lagi 30 Kasus Baru, Total Positif Covid-19 di Kota Malang Tembus 553 Orang

Hal ini membuat dua armada pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember pecahkan rekor. Selama pandemi Covid-19, armada pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember memang siaga 24 jam. Mereka siaga melayani permintaan pengantaran jenazah dari rumah sakit-rumah sakit di Kabupaten Jember.

Tim yang dipimpin oleh Ghufron  Evian Efendi ini sehari mengantarkan enam jenazah. 

Permintaan pertama berasal dari RSD Balung. Jenazah diantar dari Permintaan pertama dari RSD Balung ke TPU Ambulu. Kedua dari RSD Balung ke TPU Desa Menampu Kecamatan Gumukmas pukul 03.00. 

Ketiga dari RSU Kaliwates ke TPU Slawu Patrang pukul 13.30.  Keempat dari RS Jember Klinik ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pakusari Pukul 15.30. Kelima atas permintaan RS Jember Klinik pukul 20.00 ke TPU Semboro dan terakhir jenazah balita dari RSD Balung ke TPU Ambulu pukul 23.00.

“Dalam sehari, Minggu 26 Juli 2020 tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember memang kerja keras mulai pagi sampai malam,” kata Ghufron Evian Efendi, Koordinator tim Ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember.

Sehingga, anggota Tim Pengantar jenazah yang berjumlah 12 orang bekerja ekstra dari biasanya.

Pria yang juga Koordinator Humas PMI kabupaten Jember itu menjelaskan, tim pengantar jenazah PMI menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dalam proses pengantaran jenazah. Sebab, berdasarkan SOP, selama pandemi Covid- 19, pengantaran jenazah harus menggunakan APD lengkap dari rumah sakit menuju ke pemakaman.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengucapkan terima kasih kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember yang tak kenal lelah melayani masyarakat. 

Baca Juga : Jemput Bola, Posyandu di Kota Malang Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember yang tak kenal rasa lelah, tak kenal rasa takut untuk antar jenazah selama pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sebab, menurut Zaenal Marzuki, kebanyakan jenazah yang diantar oleh tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember terkait Covid-19. “Ada yang statusnya orang tanpa gejala alias OTG, ada yang dengan status Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bahkan yang sudah positif Covid-19,”ujarnya.

Namun ada juga yang sejatinya statusnya tidak terkait Covid-19. “Tetapi karena pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga proses pemakaman juga dengan protokol kesehatan Covid-19, itu sudah SOP,” terangnya.

Zaenal Marzuki terus memberikan motivasi kepada tim pengantar jenazah PMI Kabupaten Jember untuk selalu bersemangat melayani masyarakat. “Kalian ini pahlawan kemanusiaan sesungguhnya, seperti para petugas kesehatan yang menjadi garda terdepan menghadapi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selama wabah Covid-19, posko ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember telah melayani 15 kali pengantaran jenazah sesuai standar prosedur operasional (SPO) Covid-19. "Hingga hari ini (Minggu 26/7/2020) tercatat 15 kali melayani pengantaran jenazah,"pungkasnya (*)