Pesan imbauan terkait septitank diakun Instagram UPT PAL (Ist)
Pesan imbauan terkait septitank diakun Instagram UPT PAL (Ist)

Septictank di rumah tentunya tak boleh luput dari perhatian. Perhatikan apabila telah melewati waktu beberapa tahun sejak awal pembuatan hingga penggunaan, namun tak kunjungan ada tanda-tanda telah penuh.

Jika septictank tak kunjungan penuh meski melewati waktu sekian lamanya, itu bisa menjadi masalah serius. 

Baca Juga : DLH Berharap Ada Rumah Daur Ulang Percontohan Dekat Kantor

Lalu kenapa hal tersebut harus dikhawatirkan? Bukankah menguntungkan lantaran pemilik septictank tidak harus melakukan penyedotan.

Terkait hal tersebut, dikutip dari akun Instagram Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengolahan Air Limbah (PAL) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan juga Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, @uptpaldpuprpkp jika tidak penuhnya septictank dalam kurun waktu yang tertentu bisa berbahaya bagi lingkungan.

Sebab, tidak penuhnya  saluran septictank tersebut bisa saja septictank tidak kedap lagi dan mengalami kebocoran pada tangki septictank. 

"Akibatnya air limbah akan mencemari sumber air dan lingkungan," tulis dalam meme ilustrasi kartun yang diunggah akun resmi UPT PAL

Dalam meme ilustrasi itu juga dijelaskan, jika tanki septictank yang sesuai aturan harus kedap atau tidak terdapat kebocoran. Sehingga, air limbah pada septictank tidak merembes kedalam tanah dan berpotensi mencemari lingkungan. 

"Tanki septik haru kedap dan disedot secara rutin sesuai jadwal," tulis dalam meme ilustrasi.

Mengenai waktu ideal penyedotan, yang tepat adalah sekitar 2 sampai tiga tahun. Dan hal itu tentunya rutin bisa dilakukan setiap jangka waktu tersebut. Sehingga, dalam hal penyedotan tidak lagi menunggu penuh atau terjadi sesuatu hal permasalahan dari septictank.

Dan untuk masyarakat yang ingin melakukan penyedotan, bisa menghubungi nomor teleponnya 0341564000, atau melalui WhatsApp dengan nomor 089539064000 dan bisa juga bisa melalui Instagram UPT PAL DPUPR Kota Malang dan Facebook Uptpalpal.

Baca Juga : Minim Pemahaman Zero Waste, DLH Kota Malang Giat Kampanye

Sanitasi yang aman berhenti hanya sampai memiliki tanki septik, tetapi juga penyedotan dan pengangkutan lumpur tinja sampai ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Sementara itu, dalam pembuatan septictank, ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017 menjelaskan jika sebuah tanki septic tank diharuskan kedap air.

Hal itu dikarenakan, agar air dalam septictank yang tercampur dengan kotoran manusia dan mengandung jutaan bakteri, tidak merembes dan meresap ke dalam tanah sehingga mencemari lingkungan.

Septictank juga harus diwajibkan untuk memiliki lubang ventilasi, memiliki lubang kontrol dan yang paling terpenting adalah adanya pipa masuk dan keluar bagi limbah tinja.

Jarak minimal sumur septic tank dengan sumur air bersih adalah 10 meter, jarak dengan bangunan atau rumah sekitar 1,5 meter dan dengan sumur resapan air hujan berjarak 5 meter.

Sedangkan untuk ukuran septictank, dalam pembuatannya juga mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan banyaknya jumlah penghuni rumah. Sehingga volume septictank dalam pemanfaatannya menjadi maksimal.