Presiden Joko Widodo (Foto: Rencanamu)
Presiden Joko Widodo (Foto: Rencanamu)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan rencana untuk membubarkan 18 lembaga. Pembubaran itu akan dilakukan dalam waktu dekat.  

Sayangnya, Jokowi masih belum merinci lembaga apa yang akan dibubarkannya. "Dalam waktu dekat ini ada 18," ujar orang nomor satu di Indonesia itu.  

Baca Juga : Tangani Covid-19, DPRD Kota Malang Sharing dengan DPRD Kabupaten Blitar

Terkait rencana Jokowi ini, pihak Istana pun memberikan bocoran lembaga apa saja yang akan dibubarkan Jokowi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.  

Ia memberi isyarat lembaga-lembaga yang bakal dibubarkan presiden. Lembaga yang akan dibubarkan, menurut Moeldoko lantaran memiliki fungsi dan tugas seperti di kementerian.  

"Komisi Usia Lanjut nggak pernah kedengaran, apakah itu tidak dalam tugas, pokok, dan fungsi KPPPA," ujar Moeldoko.

Ia lantas mengatakan jika masih dalam cakupan kementerian, mungkin bisa saja dibubarkan. Moeldoko juga mengatakan jika lembaga yang akan dibubarkan kemungkinan besar akan dilebur.  

Ia lantas mencontohkan seperti Badan Standarisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK) dan Badan Restorasi Gambut (BRG).

Saat ini, Moeldoko mengatakan jika 18 lembaga yang akan dibubarkan sedang dikaji oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Baca Juga : Umumkan Rencana Pembubaran 18 Lembaga, Presiden Jokowi Ingin Pemerintahan Bergerak Cepat

Pembubaran ini ini tentunya memiliki landasan kuat. Tak hanya untuk lebih efisien, pembentukan lembaga yang dianggap mubasir masih diatur melalui kepres, perpres ataupun PP.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan penghapusan lembaga ini demi mengurangi beban anggaran negara di tengah pandemi Covid-19. Dengan demikian, yang tadinya biaya dihabiskan untuk lembaga yang tak produktif bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih penting.  

Sedangkan untuk fungsi dan wewenang yang awalnya dikerjakan oleh lembaga nantinya akan diserahkan kepada kementerian terkait. Jokowi lantas berharap dengan rampingnya pemerintahan, akselerasi dalam bekerja makin cepat.