Salah satu gerai Alfamart yang terdapat tenant mitra UMKM Alfamart yang sedang berjualan tahu goreng. (Foto: Istimewa)
Salah satu gerai Alfamart yang terdapat tenant mitra UMKM Alfamart yang sedang berjualan tahu goreng. (Foto: Istimewa)

Dampak dari persebaran Covid-19 mempengaruhi segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya pada segi perekonomian yang terus mengalami penurunan secara perlahan. 

Penurunan perekonomian dirasakan semua lapisan profesi pekerjaan. Tak terkecuali bagi para pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang biasanya menjajakan produknya di tempat atau lokasi strategis yang banyak dikunjungi pengunjung. Salah satunya di pelataran toko ritel modern atau minimarket, seperti Alfamart dan Alfamidi.

Dalam rangka mengurangi beban pengusaha UMKM saat pandemi Covid-19 seperti ini, Alfamart dan Alfamidi memberikan keringanan pembayaran sewa tenant yang berada di pelataran Alfamart dan Alfamidi. 

Hal ini pun dituturkan oleh Solihin selaku Corporate Affairs Director PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.

“Alfamart dan Alfamidi memberi keringanan kepada mitra UMKM atau tenant yang berjualan di depan gerainya berupa pembebasan biaya sewa. Manajemen telah memutuskan pembebasan biaya sewa periode April sampai Mei 2020,” tuturnya beberapa waktu lalu.

Solihin beralasan, karena kondisi para pengusaha UMKM untuk saat ini sedang dalam masa yang sulit terkait pemasukan yang berkurang serta tuntutan-tuntutan untuk pembelian bahan atau membayar gaji karyawan. 

Seperti diketahui, pengusaha UMKM yang memiliki tenant di pelataran Alfamart atau Alfamidi terbilang variatif. Dari penjual gorengan, roti bakar, jus buah segar, martabak, kebab, roti maryam, mainan anak, minuman segar dan banyak lagi lainnya. 

Terkait pembebasan biaya sewa, Solihin menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pengusaha UMKM yang sedang terpuruk tersebut.



“Pembebasan biaya sewa tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR Alfa Group kepada mitra UMKM nya agar bisa bertahan dan meringankan beban usaha mereka,” sebutnya.

Selain pembebasan biaya sewa juga para pengusaha UMKM yang menjalin mitra kerja dengan Alfamart dan Alfamidi juga mendapat pembenahan terhadap gerobak atau etalase tempat pengusaha UMKM berjualan. Dimana di gerobak atau etalase para pengusaha UMKM terdapat tulisan, 'Mitra UMKM Alfamart’.

Solihin mengungkapkan, bahwa untuk saat ini pembebasan biaya sewa yang sudah dilakukan, yakni kepada lebih dari 12.000 tenant UMKM yang bermitra dengan Alfamart dan Alfamidi. 

“Total mitra UMKM Alfamart dan Alfamidi saat ini lebih dari 12.000 mitra. Selama dua bulan tersebut nilai sewa yang dibebaskan mencapai lebih dari Rp 15 Milliar untuk segala jenis usaha mitra UMKM Alfamart dan Alfamidi,” ungkapnya.

Tak lupa disamping memberikan keringanan dalam bentuk pembebasan biaya sewa, Solihin juga terus mengingatkan agar seluruh pengusaha mitra UMKM Alfamart dan Alfamidi untuk mematuhi anjuran-anjuran protokol kesehatan mencegah Covid-19 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

“Apabila menjalankan aktivitas usahanya agar tetap mengikuti anjuran pemerintah seperti menerapkan physical distancing, selalu memakai masker, hanya melayani order online maupun take away atau untuk bawa pulang,” tandasnya.

Solihin berharap, sedikit langkah sosial atas dasar kepedulian antar sesama ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan, dikala wabah pandemic Covid-19 sedang merebak di tengah-tengah masyarakat.