Ibu Nuril Korban Pelecehan Seksual Dipidana Penjara dan Denda Rp 500 Juta, Masyarakat Diajak Galang Donasi | Jember TIMES

Ibu Nuril Korban Pelecehan Seksual Dipidana Penjara dan Denda Rp 500 Juta, Masyarakat Diajak Galang Donasi

Nov 14, 2018 07:46
Saveibunuril menjadi trending topik di Twitter. Masyarakat kembali diketuk nuraninya untuk membantu kasus yang membuat korban pelecehan mendapatkan hukuman penjara dan denda Rp 500 juta (Ist)
Saveibunuril menjadi trending topik di Twitter. Masyarakat kembali diketuk nuraninya untuk membantu kasus yang membuat korban pelecehan mendapatkan hukuman penjara dan denda Rp 500 juta (Ist)

Miris. Begitulah melihat kasus yang kini menjadi viral di media sosial (medsos). Yakni kasus  yang membuat masyarakat Indonesia kembali dibuat geram atas putusan hukum yang dijatuhkan Mahkamah Agung (MA) kepada seorang guru dan pegawai Tata Usaha SMAN 7 Mataram bernama Baiq Nuril Maknun. 

Nuril yang menjadi korban pelecehan seksual oleh Kepala Sekolah (Kasek)-nya berinisial M. Dua kali menjadi korban atas perbuatan M. Jadi korban pelecehan serta dipidana penjara 6 bulan dan denda Rp 500 juta atas laporan M yang merasa dicemarkan nama baiknya.

Setelah M yang berkali-kali menelpon korban dan mengajak untuk menginap di hotel serta pembicaraan yang melanggar kesusilaan beredar luas, Nuril pun akhirnya dilaporkan oleh M tanggal 17 Maret 2015 lalu ke Polres Makasar dengan dugaan pelanggaran Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang ITE. Dan akhirnya ditahan oleh pihak kepolisian. Sebelumnya, Nuril dipanggil oleh Kepala Dinas Dispora Kota Makasar serta empat hari berikutnya diberhentikan sebagai guru. 

Tahun 2017 Pengadilan Negeri (PN) Makasar membebaskan Nuril karena tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal yang diadukan oleh M. 

Nuril yang sudah bernafas lega, ternyata kembali harus mengalami pelecehan hukum. Setelah Jaksa mengajukan kasasi ke MA yang memutuskan Nuril bersalah dan dikenakan hukuman kurungan 6 bulan dan denda Rp 500 juta. Melalui petikan keputusan kasasi nomor 574 K/Pid.Sus/2018 tertanggal 9 November 2018.

Sontak saja masyarakat dibuat tercengang dengan permainan hukum tersebut. Paguyuban Korban UU ITE (PAKU ITE) bersama SAFEnet pun bergerilya bersama masyarakat untuk membantu Nuril. Tagar SaveIbuNuril menjadi viral dan mengundang simpati warganet. Bahkan Paku ITE melalui Sekretarisnya  Anindya Joediono melakukan penggalangan dana. Melalui kitabisa.com untuk membayar denda bagi Nuril. 

Dalam pengantarnya Anindya menuliskan prakata untuk membantu Nuril yang dikriminalisasikan tersebut. 

"Salam Hangat teman-teman di manapun berada, Nama saya Anindya Joediono. Baru-baru ini, kabar menyesakkan datang dari Bu Nuril, mantan pegawai Tata Usaha SMAN 7 Mataram. 

Ibu Nuril adalah korban pelecehan seksual dari atasannya. Tapi, Mahkamah Agung justru menghukumnya ENAM BULAN PENJARA dan DENDA RP 500 JUTA. MA memutusnya bersalah dengan Pasal 27 ayat 1 UU ITE karena dianggap menyebarkan informasi elektronik yang mengandung muatan kesusilaan.

Saya adalah seorang perempuan yang saat ini juga berhadapan dengan UU ITE dengan kasus serupa seperti yang dialami Bu Nuril. Ini adalah cermin institusi hukum kita yang lagi-lagi gagal melindungi perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual. Kami yang seharusnya dilindungi, malah dijadikan pelaku kriminalitas.

Saya tak ingin diam melihat Ibu Nuril dipenjara. Saya ingin mengajak Anda untuk berdiri bersama Ibu Nuril dengan mengangkat kasusnya dalam diskusi-diskusi, seminar atau panggung budaya di tempat kalian tinggal. Mari, bantu suarakan Bu Nuril yang berjuang mencari keadilan.

Jika belum mampu untuk melakukannya, saya di sini sebagai sekretaris Paguyuban Korban UU ITE (PAKU ITE) bersama SAFEnet, ingin mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama membantu Ibu Nuril membayar denda.

Jangan biarkan Bu Nuril dan keluarganya sendirian menanggung denda Rp 500 juta —jumlah yang tak kecil baginya. Mari menggalang solidaritas keadilan dengan berdonasi untuk membantu membayar denda tersebut,". 

Dari pemantauan MalangTIMES sampai tadi malam (Selasa,  13 November 2018) dana yang telah terkumpul telah mencapai Rp 2.143.149  dari 26 donatur. Penggalangan dana dimulai 13 Novembar 2018 sampai sekitar tiga bulan ke depan. 

Paku ITE juga memberikan petunjuk untuk masyarakat cara berdonasi membantu Nuril yang dikenai denda Rp 500 juta oleh MA sebagai berikut :
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi & pilih metode pembayaran (Transfer bank, Kartu Kredit, GO-PAY)
3. Transfer dengan menyertakan kode unik
4. Sebarkan link galang dana (klik: kitabisa.com/saveibunuril) ini ke media sosial dan grup-grup WA anda.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Save ibu nuril Galang Dana ibunuril kasus pelecehan Pelecehan seksual pelecehan ibu nuril

Berita Lainnya