Layanan di Kantor Dispendukcapil tetap berjalan seperti biasa meskipun ada pejabatnya yang terkena OTT (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Layanan di Kantor Dispendukcapil tetap berjalan seperti biasa meskipun ada pejabatnya yang terkena OTT (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Jember Rabu (31/10/2018) malam membuat publik Jember heboh, kantor Dispendukcapil yang ada di Jl. Jawa dijaga ketat polisi sejak semalam hingga siang ini, dari penelusuran media ini, sedikitnya ada 4 ruang di lingkungan Dispendukcapil yang disegel aparat kepolisian.

“Ada 4 ruang yang disegel dan dijaga polisi di lantai 2, diantaranya ruang kadispenduk, ruang kepegawaian, ruang keuangan dan ruang kabid kependudukan, saya sendiri tidak tau kalau ada OTT, sebab kemarin malam saya pulang jam 6, sampai rumah kumpul sama keluarga dan tidak melihat HP, terus jam 11 malam saya istirahat, baru tadi pagi saat bangun tidur buka HP ada info kalau ada OTT di kantor,” ujar Daryanto Sekretaris Dispendukcapil kepada sejumlah wartawan.

Namun meski demikian, Daryanto menegaskan bahwa layanan Disendukcapil tetap berjalan seperti biasanya. “Kalau layanan kepada masyarakat tetap berjalan mas, seperti pendaftaran KK, KTP maupun pendaftaran lainnya, semua tetap kami layani, hanya untuk pencetakan KTP, Akte dan KIA yang tertunda, karena ketiga dokumen ini membutuhkan tanda tangan dari Kadispenduk, sedangkan kadispenduknya tidak ada,” ujar Daryanto.

Dari pantauan media ini, halaman kantor Dispendukcapil Jember yang biasanya rame dan penuh sesak warga yang mengajukan dokumen kependudukan, Kamis pagi terlihat longgar, ada puluhan warga yang mengurus adminduk dan dilayani oleh beberapa pegawai honorer dan sebagian PNS.

Selain sepinya warga yang mengurus adminduk setelah adanya OTT di kantor Dispendukcapil, perubahan yang terlihat di kantor Dispenduk adalah adanya beberapa petugas kepolisian yang berjaga-jaga, baik di halaman kantor Dispenduk maupun di lantai 2.

Sementara sejumlah wartawan yang berusaha melakukan klarifikasi ke Polres Jember selaku Tim Saber Pungli masih belum bisa, namun Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK melalui group Watshapp menyatakan bahwa pemeriksaan masih berlangsung dan penuh kehati-hatian, serta meminta wartawan untuk bersabar menunggu sampai akhir pemeriksaan.

“Untuk teman-teman wartawan, mohon bersabar ya, kami harus melakukan pemeriksaan sampai selesai dan penuh ke hati-hatian, nanti kalau sudah selesai akan kami rilis hasilnya, Insya Allah agak siang sudah ada hasil,” ujar Kapolres melalui pesan di group Watshapp.

Informasi yang beredar sedikitnya 5 orang diamankan di Tim Saber pungli terdiri dari pejabat di lingkungan Dispendukcapil, Honorer, beberapa PNS dan juga salah satu warga yang diindikasi merupakan calo. (*)