501 Pengurus Cabang-Istimewa Masuk DPS Muktamar ke-35 NU di Jombang
Reporter
Adi Rosul
Editor
Nurlayla Ratri
03 - Aug - 2026, 04:21
JATIMTIMES - Daftar Peserta Sementara (DPS) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah ditetapkan PBNU. Sebanyak 501 pengurus cabang, wilayah, hingga cabang luar negeri masuk dalam DPS itu.
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, pihaknya telah menetapkan DPS Tahap I pada 1 Agustus 2026. Tercatat sebanyak 501 struktur kepengurusan NU di tingkat wilayah hingga luar negeri masuk ke dalam daftar peserta awal.
Baca Juga : Sempat Dinyatakan Hilang Saat Melaut, Sugianto Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Jangkar Situbondo
Antara lain, 31 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), 456 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan 14 Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU). Data tersebut disampaikan Gus Ipul saat rapat koordinasi antara PBNU dan Panitia Lokal yang digelar di Tower G MAN 3 Jombang siang tadi.
"Dari 501 itu baru 31 PWNU. Jadi masih ada PWNU lainnya yang kini masih berproses. Nanti setelah tanggal 15 Agustus 2026 sudah ada daftar peserta tetap," ucapnya kepada wartawan di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (03/08/2026).
Gus Ipul menyampaikan, seluruh peserta Muktamar ke-35 NU diperkirakan sekitar 560 pengurus dari PWNU, PCNU, dan PCINU. Masing-masing pengurus akan mengirim 4 orang delegasi.
Namun saat ini, pihak PBNU masih melakukan proses verifikasi dan pencermatan. Masukan tersebut nantinya menjadi bahan rujukan utama bagi PBNU dalam melakukan validasi ulang data kepesertaan Muktamar. Hasil verifikasi dan pencermatan tersebut nantinya akan ditetapkan sebagai DPS Tahap II pada pada 7 Agustus 2026.
"PBNU ingin memastikan seluruh proses berjalan terbuka dan sesuai dengan ketentuan organisasi, sehingga tidak ada keraguan mengenai kepesertaan Muktamar," ujarnya.
Baca Juga : Dua Mahasiswi Unisba Blitar Wakili Jawa Timur di PON Beladiri 2026, Mas Ibin Beri Dukungan Penuh
Gus Ipul mengimbau seluruh jajaran struktur NU di semua tingkatan untuk mematuhi alur pendataan dengan disiplin tinggi. "Muktamar adalah forum tertinggi organisasi. Karena itu, sejak tahap pendataan peserta, seluruh proses harus dipersiapkan secara cermat, tertib, dan penuh tanggung jawab," kata Gus Ipul.
Untuk diketahui, Muktamar Ke-35 akan digelar pada 27-31 Agustus 2026. PBNU menunjuk PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang menjadi tuan rumah dalam musyawarah tertinggi NU tersebut.(*)
