Tren DIY Lip Balm dari Vaseline dan Eyeshadow Viral, Ternyata Berisiko untuk Bibir

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

10 - Jul - 2026, 07:55

Vaseline yang dicairkan kemudian dicampurkan dengan eyeshadow di dalam wadah dan diaduk. (Foto: tangkapan video Youtube)

JATIMTIMES - Tren membuat tinted lip balm sendiri menggunakan petroleum jelly (Vaseline) yang dicampur bubuk eyeshadow tengah ramai di media sosial. Selain dianggap lebih hemat, cara tersebut juga dinilai menghasilkan warna bibir yang estetik. 

Namun, di balik viralnya tren itu, ahli mengingatkan adanya risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.

Baca Juga : Jurus Jitu untuk Kuliah ke Luar Negeri

Skincare expert dr Yessica Tania menilai penggunaan petroleum jelly sebagai pelembap bibir pada dasarnya aman. Produk tersebut memang diformulasikan untuk membantu mengunci kelembapan kulit, termasuk pada bibir yang kering dan pecah-pecah.

Namun, masalah muncul saat petroleum jelly dicampurkan dengan produk kosmetik lain yang sebenarnya tidak dirancang untuk digunakan pada bibir, seperti eyeshadow bubuk.

“Petroleum jelly sendiri bukan masalah karena memang berfungsi sebagai pelembap yang membantu mengunci kelembapan, termasuk pada bibir. Yang tidak saya rekomendasikan adalah mencampurnya dengan eyeshadow bubuk,” kata dokter Zie sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, eyeshadow memiliki kandungan seperti pigmen, glitter, shimmer, atau bahan tambahan lain yang diformulasikan khusus untuk area kelopak mata, bukan untuk area bibir yang lebih mudah bersentuhan dengan makanan, minuman, maupun air liur.

Akibatnya, ada kemungkinan sebagian bahan tersebut ikut tertelan dalam jumlah kecil saat digunakan sehari-hari.

“Bahan-bahan yang ada di eyeshadow bukan didesain untuk diaplikasikan pada bibir yang sering terkena saliva, makanan, minuman, dan memiliki risiko tertelan sedikit demi sedikit,” jelasnya.

Tak hanya itu. Pembuatan lip balm secara mandiri juga dinilai berpotensi menimbulkan masalah kebersihan. Mencairkan petroleum jelly lalu mencampurkannya dengan eyeshadow menggunakan wadah atau alat yang tidak steril dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Selain berpotensi mengubah tekstur produk, pencampuran tersebut juga dapat membuat formula menjadi tidak stabil sehingga manfaat maupun keamanannya tidak lagi terjamin.

Baca Juga : Bapenda Kota Malang Ungkap Tren Pembayaran Pajak Kendaraan Meningkat Usai Sosialisasi Opsen

“Kalau proses pencampurannya dilakukan di tempat atau menggunakan alat yang tidak steril, tentu ada risiko kontaminasi bakteri. Selain itu teksturnya bisa berubah dan formulasinya menjadi tidak stabil,” ucap dokter Zie.

Menurut dia, penggunaan campuran tersebut dapat memicu berbagai keluhan pada bibir, mulai dari rasa perih, kemerahan, gatal, hingga bibir pecah-pecah, terutama pada pemilik kulit sensitif. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengikuti tren kosmetik viral tanpa memahami keamanan bahan yang digunakan.

“Jangan sampai kita menukar fungsi suatu produk hanya karena terlihat estetik di media sosial. Produk kosmetik dibuat sesuai area penggunaannya, sehingga tidak semuanya aman dipakai di bagian tubuh lain,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin memiliki bibir berwarna sekaligus tetap lembap, dokter Zie menyarankan menggunakan tinted lip balm yang memang diproduksi khusus untuk bibir dan telah melalui pengujian keamanan.

Sementara jika tujuan utamanya hanya mengatasi bibir kering, petroleum jelly murni dinilai sudah cukup tanpa perlu dicampur bahan lain.

“Kalau ingin memakai tinted lip balm, pilih produk yang memang diformulasikan untuk bibir. Sedangkan bila bibir sedang sangat kering, cukup gunakan petroleum jelly polos tanpa ditambah eyeshadow, parfum, atau pewarna lain yang belum tentu aman,” tutupnya.