Kirab Budaya Pencak Silat Semarakkan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Siap Jadi Agenda Tahunan
Reporter
Muhammad Nasir
Editor
A Yahya
25 - Jun - 2026, 06:40
JATIMTIMES - Gelaran Kirab Budaya Pencak Silat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun berlangsung meriah dan sukses pada Kamis (25/6). Ribuan masyarakat tampak memadati sepanjang jalur kirab untuk menyaksikan pertunjukan budaya yang menampilkan berbagai atraksi pencak silat dari sejumlah perguruan silat di Kota Madiun.
Kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Pemerintah Kota Madiun menggelar kirab budaya yang secara khusus mengangkat identitas Madiun sebagai Kota Pendekar. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi sinyal positif bahwa event tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warga maupun wisatawan luar daerah.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menilai kegiatan ini memiliki dampak besar, tidak hanya dalam pelestarian budaya, tetapi juga sebagai daya tarik pariwisata. Oleh sebab itu, kirab budaya pencak silat direncanakan akan terus digelar pada tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih besar dan lebih meriah.
“Event ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat identitas Kota Madiun sebagai Kota Pendekar sekaligus destinasi wisata budaya,”Ujar Bagus Panuntun
Kirab budaya tersebut tidak sekadar menjadi ajang unjuk kemampuan dan kebolehan para pendekar dari berbagai perguruan silat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan harmonisasi antarperguruan pencak silat yang selama ini tumbuh dan berkembang di Madiun.
Berbagai atraksi memukau ditampilkan selama kirab berlangsung, mulai dari demonstrasi jurus-jurus pencak silat, seni tradisional, hingga parade budaya yang menggambarkan kekayaan warisan lokal. Penampilan tersebut sukses menghibur masyarakat sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur pencak silat kepada generasi muda.
Panuntun berharap kirab budaya ini mampu memperkuat citra Kota Madiun sebagai kota yang aman, nyaman, serta kaya akan tradisi budaya. Selain itu, meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, sektor kuliner, hingga jasa perhotelan.
Para pelaku usaha di sekitar lokasi acara turut merasakan dampak positif dari ramainya pengunjung. Banyak pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan selama berlangsungnya kegiatan.
Baca Juga : Bupati Jombang Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pendapatan Daerah Lampaui Target
Dengan keberhasilan penyelenggaraan perdana ini, Kirab Budaya Pencak Silat diyakini berpotensi menjadi agenda unggulan tahunan Kota Madiun.
Pemerintah Kota Madiun pun berkomitmen terus mengembangkan event budaya yang mampu mengangkat kearifan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hari Jadi ke-108 Kota Madiun tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan kebanggaan warga terhadap identitas daerahnya. Melalui budaya pencak silat, Kota Madiun semakin menegaskan posisinya sebagai Kota Pendekar yang berbudaya, maju, dan mendunia.
