Kapan Iduladha 2026? Ini Prediksi Resmi Kemenag dan Jadwal Versi Muhammadiyah
Reporter
Mutmainah J
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
13 - Apr - 2026, 11:16
JATIMTIMES - Banyak masyarakat mulai mencari tahu kapan Hari Raya Iduladha 2026 akan dirayakan. Meski masih beberapa waktu lagi, sejumlah lembaga sudah merilis prediksi tanggalnya, termasuk pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan organisasi Islam Muhammadiyah.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal tersebut merujuk pada perhitungan 10 Zulhijah 1447 H dalam kalender resmi yang disusun secara nasional.
Baca Juga : KNMP Pujiharjo Sudah Beroperasi, Tiga Fasilitas Menunggu Dibangun Pusat
Kalender ini disusun oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag dengan menggunakan metode hisab serta rujukan astronomi yang berlaku di Indonesia. Meski begitu, Kemenag menegaskan bahwa penetapan resmi Iduladha tetap menunggu hasil sidang isbat yang biasanya digelar menjelang awal bulan Zulhijah.
Di sisi lain, Muhammadiyah juga telah menetapkan lebih awal jadwal Iduladha 2026. Melalui maklumat resminya, Muhammadiyah menetapkan 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, sama seperti prediksi dalam kalender Kemenag.
Penetapan Muhammadiyah didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman utama organisasi tersebut. Dengan metode ini, Muhammadiyah dapat menentukan kalender Hijriah jauh hari sebelumnya sebagai panduan ibadah bagi warganya.
Sementara itu, pemerintah juga telah menetapkan jadwal hari libur terkait Iduladha 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Rabu, 27 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional Iduladha.
Baca Juga : Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah dan Lahirnya Peradaban Baru Dunia Islam
Tak hanya itu, pemerintah juga menetapkan Kamis, 28 Mei 2026 sebagai cuti bersama. Dengan demikian, masyarakat berkesempatan menikmati libur panjang yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga atau merencanakan perjalanan.
Meski prediksi dari Kemenag dan Muhammadiyah sudah sejalan, masyarakat tetap diimbau menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat untuk memastikan awal Zulhijah 1447 Hijriah.
