Cantiknya Kue 'Frederik X' dari La Glace, Tradisi Kopenhagen untuk Raja Baru Denmark
Reporter
Ghiska Ayu
Editor
Nurlayla Ratri
18 - Jan - 2024, 10:09
JATIMTIMES - Suasana meriah kini memenuhi Denmark setelah Raja Frederik X dinobatkan. Penobatan ini menjadi momen spesial yang dirayakan oleh Conditori La Glace, konditori (artisan bakery) yang telah berdiri sejak tahun 1870 di pusat Kopenhagen.
Terkenal dengan tradisi merayakan momen kerajaan, kali ini La Glace menyiapkan sebuah kue cokelat mewah sebagai bentuk penghormatan kepada raja baru.
Baca Juga : Fenomena Konsumsi Entung Jati di Musim Hujan, Ini Perspektif Hukum Islam Menurut MUI
Dikenal dengan nama "Frederik X," kue ini terbuat dari biskuit almond butter dengan lapisan cokelat dan marsepein. Kue tersebut dihiasi dengan crémeux karamel yang mewah dan padat, Juga kombinasi karamel garam dan hazelnut praliné di bagian dalamnya. Semua itu dilapisi dengan emas dan dihiasi dengan lingkaran hazelnut panggang serta tiga jenis cokelat.

Selain kue baru ini, La Glace juga tetap setia pada tradisi merayakan anggota kerajaan dengan kue "Margrethekage" untuk Ratu Margrethe sejak tahun 1972. Kue ini terdiri dari biskuit Florentine dengan nougat lembut dan praliné hazelnut. Juga dihiasi dengan bunga marsepain putih sebagai penghormatan pada julukan Ratu Margrethe, "Daisy."
Dengan sejarahnya menyambut empat raja, La Glace tetap setia pada penyajian pastry dan kue klasik di tengah maraknya toko roti modern di kota. Kopenhagen menjadi saksi kerumunan yang meriah menyambut kedatangan Raja Frederik dan Ratu Mary serta mengucapkan selamat tinggal pada Ratu Margrethe.
Baca Juga : Ramai Keluhan Januari Terasa Panjang dan Lama, Begini Alasan Ilmiahnya
Tidak hanya La Glace, beberapa toko roti di Denmark juga ikut merayakan momen bersejarah ini dengan menciptakan kue-kue spesial. Sejarawan makanan Nina Bauer menyatakan bahwa tradisi kue untuk momen khusus pernah mengalami keemasan pada pertengahan abad ke-19. Dan La Glace, dengan resep-resep lamanya yang tetap lestari, menjadi penanda bersejarah yang menghidupkan kembali tradisi ini di seluruh Denmark.
Marianne Stagetorn Kolos, pemilik La Grace juga memiliki rencana suksesi pribadi, dengan niat mewariskan warisan konditori ini kepada putrinya tahun depan. Kue-kue La Glace, termasuk “Frederik X” tampaknya akan terus menjadi kehormatan bagi keluarga kerajaan dan memikat lidah para pecinta kue di Denmark.
